KPK Panggil Rektor Unair Tersangka Kasus Korupsi Sejak 2016 KPK Panggil Rektor Unair Tersangka Kasus Korupsi Sejak 2016 Kabar Korupsi - Berita Korupsi Hari ini - KabarKorupsi.com KPK Panggil Rektor Unair Tersangka Kasus Korupsi Sejak 2016 Berita Korupsi Hari ini, Kabar Korupsi Terpercaya - KabarKorupsi.com

Iklan

Iklan

KPK Panggil Rektor Unair Tersangka Kasus Korupsi Sejak 2016

Redaksi
13 December 2019, 01:43 WIB Last Updated 2019-12-21T10:55:07Z
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. (Foto: KabarKorupsi.Com) 

JAKARTA, KabarKorupsi.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks Rektor Universitas Airlangga (Unair) Fasichul Lisan (FAS) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Unair Surabaya, Kamis (12/12/2019).

"Bersangkutan diagendakan diperiksa sebagai tersangka tindak pidana korupsi pembangunan RS Pendidikan Unair Tahun 2007-2010 dan RS Pendidikan Unair Tahun 2009," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (12/12/2019), seperti dikutip dari Antara.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan Fasichul sebagai tersangka pada 30 Maret 2016. Namun, yang bersangkutan belum ditahan KPK sampai saat ini.

Saat perkara terjadi, Fasichul menjabat sebagai rektor sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Unair.

Ia diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi.

Perkara korupsi terkait pembangunan rumah sakit dengan nilai proyek Rp 300 miliar itu diperkirakan mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 85 miliar.

KPK dalam perkara itu juga sebelumnya telah menetapkan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan Bambang Giatno Raharjo dan Direktur Marketing PT Anugrah Nusantara Mintarsih sebagai tersangka.

Editor: Redaksi

Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KPK Panggil Rektor Unair Tersangka Kasus Korupsi Sejak 2016

Terkini Lainnya

Iklan

CLOSE ADS
CLOSE ADS